OMK-AMC SanMare Gelar Rekoleksi Prapaskah di Pantai Batu Cincin: “Bumi Rumah Kita Bersama, Dipanggil untuk Menjaga, Bukan Merusak”

Pu’urere, Ende. Orang Muda Katolik (OMK) AMC Sanmare mengadakan Rekoleksi Prapaskah dengan tema “Bumi Rumah Kita Bersama: Dipanggil untuk Menjaga, Bukan Merusak”. Rekoleksi yang dilaksanakan pada Jumat (28/3/2025) itu diikuti oleh 70-an peserta dan dilaksanakan di Pantai Batu Cincin. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak kaum muda menyadari tanggung jawab mereka dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari pertobatan ekologis.

Rekoleksi dimulai dengan Jalan Salib, yang dilakukan dari jalan utama menuju pantai. Sepanjang perjalanan, para peserta merenungkan penderitaan Yesus yang dikaitkan dengan penderitaan bumi akibat eksploitasi dan pencemaran lingkungan. Jalan Salib ini menjadi momen refleksi mendalam bagi para peserta untuk menyadari peran mereka dalam menjaga alam.

Setibanya di pantai, rekoleksi dilanjutkan dengan renungan tentang pentingnya pertobatan ekologis. Peserta diajak untuk memahami bahwa pertobatan tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga dengan ciptaan-Nya. Renungan ini diakhiri dengan sakramen pengakuan dosa, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertobat, termasuk atas kelalaian mereka dalam menjaga lingkungan.

Sebagai bentuk aksi nyata, para peserta kemudian mengikuti dinamika membersihkan pantai dalam bentuk game mengumpulkan sampah plastik terbanyak. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran akan kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan. Peserta yang berhasil mengumpulkan sampah plastik terbanyak mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Seluruh rangkaian rekoleksi ditutup dengan Perayaan Ekaristi ekologis. Meskipun hujan mengguyur, peserta tetap khusyuk mengikuti misa hingga selesai. Hujan yang turun justru menjadi simbol berkat dan penyucian, mengingatkan semua yang hadir bahwa alam adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga.

Rekoleksi ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Mereka tidak hanya mendapat pembinaan spiritual, tetapi juga semakin sadar akan panggilan mereka sebagai penjaga lingkungan. Ini bukan sekadar rekoleksi biasa, tetapi panggilan untuk berubah.

Dengan kegiatan ini, OMK-AMC Sanmare berharap dapat terus menginspirasi kaum muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menjadikan pertobatan ekologis sebagai bagian dari hidup mereka sehari-hari. (Kontributor P. Kristoforus Landur, CMF, Vikar Komunitas Claretian Pu’urere)

Galeri Foto

Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba: Orang Muda Berkarya Sehat Tanpa Narkoba

Pu’urere, Ende. Forum Kerjasama Komunitas Religious Distrik Ende Lio menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba dengan tema “Orang Muda Berkarya Sehat Tanpa Narkoba”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Tarsisius Paroki St. Marinus Pu’urere, Keuskupan Agung Ende pada Minggu (23/3/2025), pukul 10.00 WITA.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu dr. Merry Christin Kotten, yang membahas dampak kesehatan akibat penyalahgunaan narkoba, serta Iptu Valerianus V. Pale, Kasat Narkoba Polres Ende, yang memberikan wawasan mengenai dampak penggunaan narkoba bagi kesehatan dan mental serta upaya penegakan hukum dan pencegahan peredaran narkoba di wilayah Ende.

Acara ini dihadiri oleh Orang Muda Katolik (OMK) utusan dari lingkungan-lingkungan Paroki St. Marinus Pu’urere, Keuskupan Agung Ende, utusan dari OMK Paroki St. Yosep Onekore serta mahasiswa/i Akademi Keperawatan (Akper) Kemenkes Ende. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, yang memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai bahaya narkoba serta peran generasi muda dalam melawan peredarannya.

Dalam sambutannya, perwakilan Forum Kerjasama Komunitas Religious Distrik Ende Lio menekankan pentingnya peran komunitas religius dan kaum muda dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. “Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. Dengan menjauhi narkoba, kita bisa berkarya dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sosialisasi ini diakhiri dengan komitmen bersama dari para peserta untuk menolak narkoba dan menyebarkan edukasi kepada lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun kesadaran akan bahaya narkoba, khususnya di kalangan generasi muda di Ende.

#Salam orang muda #Tolak Narkoba (Kontributor P. Kristoforus Landur, CMF, Vikar Komunitas Claretian Pu’urere)

Galeri Foto

Misa Pelantikan Pengurus Baru OMK-AMC SanMare Masa Bakti 2025-2028: Berakar, Bertumbuh, dan Berbuah dalam Kristus

Pu’urere, Ende. Suasana khidmat dan penuh sukacita mewarnai Misa Pelantikan Pengurus Baru Orang Muda Katolik – Anak Misioner Claretian (OMK-AMC) Sanmare masa bakti 2025-2028 yang digelar di Gereja St. Marinus Puurere, Keuskupan Agung Ende, pada Minggu (9/3/2025).

Misa ini dipimpin oleh P. Robertus Hadun, CMF, selaku Pastor Paroki St. Marinus Pu’urere, yang sekaligus melantik dan meneguhkan para pengurus baru.

Perayaan ekaristi ini dihadiri oleh berbagai elemen Gereja, antara lain Pengurus OMK Paroki St. Yosep Freinademetz Mautapaga, Pemuda Katolik Cabang Ende, Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Marinus Puurere, para ketua lingkungan, serta umat paroki. Kehadiran mereka menjadi tanda dukungan dan kebersamaan dalam perjalanan pelayanan OMK-AMC ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua OMK-AMC yang baru dilantik menyampaikan harapan dan ajakan kepada seluruh anggota dan umat untuk bersama-sama membangun OMK-AMC dengan semangat kebersamaan. “Kami memohon dukungan dari semua pihak, baik pengurus, DPP, OMK-AMC, maupun umat sekalian, agar program-program yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik. Kami ingin semakin Berakar dalam iman, Bertumbuh dalam kebersamaan, dan Berbuah dalam pelayanan kepada Tuhan dan sesama,” ungkapnya.

Setelah misa pelantikan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan pemaparan program OMK-AMC di Aula St. Tarsisius. Dalam suasana penuh kehangatan, para pengurus baru memaparkan visi dan misi mereka untuk tiga tahun ke depan, menegaskan komitmen mereka dalam mendukung pertumbuhan iman kaum muda di paroki.

Semoga kepengurusan baru OMK-AMC Sanmare semakin kokoh dalam iman dan pelayanan, menjadi terang dan garam bagi Gereja dan masyarakat. (Kontributor P. Kristoforus Landur, CMF, Vikar Komunitas Claretian Pu’urere)

Galeri Foto

Pengurus OMK SanMare Masa Bakti 2022-2025 Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban

Pu’urere, Ende. Pengurus Orang Muda Katolik (OMK) St. Marinus Pu’urere (SanMare) masa bakti 2022-2025 telah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) atas pelayanan mereka dalam tiga tahun terakhir. LPJ ini disampaikan di hadapan Pastor Paroki St. Marinus Puurere serta Dewan Pastoral Paroki (DPP) dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di Aula St. Tarsisius, Paroki St. Marinus Puurere.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang selama ini turut mendukung pelayanan OMK, antara lain Pastor Paroki, Dewan Pembina Paroki, Ketua Rumpun Pembinaan DPP, Komisi Kepemudaan Paroki, Ketua KKI, para Suster FCJ, serta pengurus lama dan calon pengurus baru OMK SanMare.

Dalam pertemuan ini, pengurus lama, yang diwakili oleh Sdri. Petronela Dacosta (Ketua OMK), menyampaikan laporan kegiatan, pencapaian, serta tantangan yang dihadapi selama masa kepemimpinan mereka. Setelah itu, beberapa sambutan diberikan oleh pihak-pihak terkait. Inti dari sambutan-sambutan tersebut adalah ungkapan terima kasih kepada pengurus lama atas dedikasi dan pelayanan mereka, serta ucapan selamat kepada calon pengurus baru yang akan segera melanjutkan estafet kepemimpinan OMK SanMare.

Pastor Paroki dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras pengurus lama yang telah berupaya menghadirkan OMK sebagai wadah pertumbuhan iman dan kebersamaan bagi kaum muda. Beliau juga menekankan pentingnya kesinambungan pelayanan dan semangat keterlibatan dalam Gereja bagi pengurus baru yang akan segera dilantik.

Dengan selesainya LPJ ini, kepengurusan OMK SanMare akan memasuki babak baru di bawah kepemimpinan pengurus yang baru. Diharapkan, semangat pelayanan dan kebersamaan yang telah dibangun dapat terus berkembang demi kemuliaan Tuhan dan pertumbuhan iman kaum muda Katolik di Paroki St. Marinus Puurere. Salam OMK-AMC Sanmare. (Kontributor P. Kristoforus Landur, CMF, Vikar Komunitas Claretian Pu’urere)

Galeri Foto

Retret Singkat OMK-AMC SanMare Dalam Rangka Persiapan Pelantikan Pengurus Baru Periode 2025-2028

Pu’urere, Ende. Awal bulan Maret menjadi momen istimewa bagi calon pengurus Orang Muda Katolik Paroki St. Marinus Pu’urere, yang akrab disapa OMK SanMare. Bersama dengan P. Kristoforus Landur, CMF, calon pengurus OMK SanMare Periode 2025-2028 mendapat kesempatan untuk sejenak meninggalkan rutinitas dan kesibukan demi menimba kekuatan spiritual.

Dari Sabtu, 1 Maret 2025 hingga Minggu, 2 Maret 2025, mereka memilih menepi ke KM 09 Ende, tepatnya di Caffe Bintang Watu Mere. Tempat tersebut dipilih karena merupakan sebuah tempat yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk, sehingga mendukung suasana untuk merenungkan panggilan mereka sebagai pelayan Tuhan.

Retret ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah perjalanan batin. Dalam keheningan dan doa, para calon pengurus diajak untuk memahami bahwa menjadi pengurus OMK bukan hanya sekadar tugas, melainkan panggilan suci yang berasal dari Tuhan. Mereka tidak dipilih secara kebetulan, tetapi Tuhan sendiri yang mengetuk hati mereka untuk melayani.

Pesan utama dalam retret ini sangat jelas yakni pelayanan membutuhkan pengorbanan dan ketulusan. Menjadi pengurus OMK bukan tentang mencari waktu luang, tetapi menyediakan waktu; bukan tentang mengisi waktu sisa, tetapi menjadikan pelayanan sebagai prioritas. Dalam refleksi mendalam, mereka diajak untuk bertanya kepada diri sendiri: Apakah aku siap memberi diri seutuhnya untuk Tuhan dan Gereja?

Di sela-sela doa dan permenungan, kebersamaan pun semakin erat terjalin. Mereka berbagi pengalaman, harapan, dan tantangan yang mungkin akan mereka hadapi dalam pelayanan. Saling menguatkan, saling mendoakan, dan saling menyemangati menjadi bagian dari perjalanan ini.

Sebagai puncak dari retret kecil ini, mereka menutupnya dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh P. Kristoforus Landur, CMF. Dalam Misa, mereka mempersembahkan diri kepada Tuhan, menyerahkan segala ketakutan dan kekhawatiran, serta memohon rahmat agar tetap setia dalam pelayanan.

Ketika matahari pagi menyapa di hari Minggu, mereka meninggalkan KM 09 dengan hati yang penuh sukacita dan semangat baru. Retret ini bukanlah akhir, tetapi awal dari sebuah perjalanan pelayanan—perjalanan yang mungkin tidak selalu mudah, tetapi pasti penuh makna karena mereka melangkah bersama Tuhan. (Kontributor P. Kristoforus Landur, CMF, Tim Promosi Panggilan Komunitas Claretian Pu’urere)

Galeri Foto

Penyaluran Bantuan untuk Korban Letusan Gunung Lewotobi

Pu’urere, Ende. Minggu (15/12/2024), OMK-AMC Paroki St Marinus Puurere melakukan penyaluran bantuan sosial bagi korban erupsi di Desa Tenawahang, Kecamatan Titehena, Kabupaten FloresTimur. Proses penyaluran bantuan sosial bagi korban bencana didampingi oleh Ketua Dewan Pastoral Stasi St. Agustinus Paroki La Salete Lato, Keuskupan Larantuka dan Pemerintah Desa setempat. Bantuan sosial diterima langsung oleh para korban.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh pemerintah desa, terdapat 59 KK yang terdampak bencana erupsi Ile Lewotobi yang tersebar di 3 dusun. Para pengunsi tinggal sementara di rumah sanak saudara mereka.

Pemberian bantuan sosial bagi korban bencana ini terlaksana atas koordinasi SOMI Misionaris Claretian Delegasi Independen Indonesia-Timor Leste dan OMK-AMC Paroki St Marinus Puurere Keuskupan Agung Ende. Setelah mengadakan Misa Minggu Gaudete bersama umat Stasi St. Agustinus yang dipimpin oleh P. Kristoforus Landur, CMF (Pastor Moderator OMK-AMC Paroki St. Marinus Puurere) dan didampingi oleh Rm. Adi Hartono, MSF (Pastor Paroki La Salete Lato), dengan bantuan OMK stasi, penyaluran bantuan dilakukan pada dua lokasi, yakni Kapela Stasi St. Agustinus Tenawahang dan Kapela Stasi.

Terimakasih untuk SOMI Misionaris Claretian Indonesia-Timor Leste, Keluarga Katolik Indonesia Australia, Komunitas Claretian WEIßENHORN Jerman, Paroki Tanjung Balai Medan dan Paroki St Marinus Puurere Keuskupan Agung Ende yang telah berdonasi untuk para korban terdampak. (Kontributor P. Kristoforus Landur, CMF, Vikar Komunitas Claretian Paroki St. Marinus Pu’urere)

Galeri Foto